Disusun oleh :
HIDAYATULLOH BAYU PRIBADI
NIM : 15.11.9206
KELAS : 15.S1.TI.11
Kelompok : J
PROGRAM STUDY
TEKNIK INFORMATIKA
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1.
ABSTRAK
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup
hidup dalam kepadatan tinggi dan memiliki gizi yang tinggi. Ikan ini juga memiliki perkembangan yang pesat
dan masa panen tidak memerlukan waktu panjang, dengan pakan dan perawatan yang
terjamin maka akan menghasilkan ikan yang siap panen dengan kualitas bagus.
Ikan ini sangat di minatai di kalangan masyarakat untuk di sajikan sebagai
hidangan, karena itulah banyak warung makan dan rumah makan yang menyajikan
menu utama dengan bahan ikan lele, seperti pecel lele, balado lele dan lele
crispy. Dengan hal itu saya berkeinginan untuk mengembang biakan dan membuat
suatu cemilan dari ikan lele yaitu kripik lele. Dengan hal itu harga jual lele
semakin meningkat. yang saIkan
ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat
seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara
intensif.
Cara budidaya
ikan lele semakin banyak dicari akhir-akhir ini. Banyak sekali usahawan muda yang
melirik bidang usaha ini, karena dipandang sebagai salah satu usaha yang
menguntungkan. Tidak heran jika banyak sekali lulusan sarjana yang fokus dalam
membesarkan usaha ternak lele padahal mereka bukan berasal dari jurusan
peternakan. Selain karena untung besar yang didapatkan, usaha beternak ikan lele
ini semakin menggiurkan lantaran modal kecil yang dibutuhkannya. Ternak lele
dari pembibitan hingga pembesaran juga terbilang mudah dilakukan. Berikut adalah Tips dan Cara
Budidaya ternak lele atau catfish di kolam terpal bagi pemula.
Usaha perkembang biakan ikan lele sangatlah
mudah jika ada niat, modal, dan kerja keras. Dari pemilihan tempat yang tidak
memerlukan lahan yang luas.
1. Untuk kolam indukan kita buat dengan
menggunakan kolam semen bisa mengeduk tanah maupun tidak dengan ukuran 2 X 3
meter dengan bahan semen dengan kedalaman sekitar 1,5 m . kolam anakan kita
buat dengan menggunakan terpal plastic dengan besar kolam 2x2 m dengan
kedalaman sekitar 0,5-1 m, ukuran tersebut sudah cukup untuk perkembangan
anakan. Dan kolam pembesaran dengan ukuran 4x4 m dengan kedalaman 1,5 sampai 2
m, kita memilih bahanya berupa terpal atau kolam tanah tapi disarankan dengan
kolam tanah karena dengan bahan terpal tidak tahan lama dengan isi ikan yang
banyak dan ukuran besar, kolam ini sedikit lebih besar karena menampung ribuan
ikan lele yang berumuran sekitar 3 minggu sampai masa panen berkisar 4-5 bulan.
2. Setelah selesai pembuatan kolam,
maka kita memilih indukan yang bagus . kita bisa membeli indukan yang
berkualitas di perternakan
lele lainya, lalu masukan indukan tersebut ke kolam yang sudah di sediakan
dengan perbandingan 1 ekor jantan dengan 5 ekor betina. Jangan lupa dikolam
tersebut dikasih ijuk untuk media menempelnya telur setelah memijah.
3.Setelah beberapa hari, kita lihat terdapat telur
apa tidak di ijuk, jika sudah ada maka angkatlah ijuk tersebut dan masukan ke
kolam anakan. Kurang lebih beberapa hari maka telur tersebut akan menetas .
kita beri pakan berupa cacing sutra selama kurang lebih 2 mingguan dengan
ukuran 2-3cm .
4. Setelah itu kita pindahakan anakan tersebut ke
kolam pembesaran . di kolam pembesaran kita beri makan berupa pellet ikan
dengan takaran 3 kg/hari. Lele tersebut terkenal sangat rakus soal makanan,
maka kita harus teratur saat memberi makan kalau tidak lele tersebut akan
saling makan atau kanibal sesama lele. Dengan pakan dan perawatan yang
maksimal, kurang lebih 4 bulan kita bisa panen untuk di pasarkan ke pasar-pasar
maupun rumah makan yang menyediakan hidangan yang berbahan baku ikan lele.
Bisnis ikan lele itu sangat menjanjikan terutama pada lahan yang minim,
dan perawatan. Teteapi bisnis ini sangat banyak pesaingnya dan makanan utama
ikan tersebut semakin hari semakin mahal . maka kita bisa ber inovasi dengan
mengolah ikan lele tersebut menjadi cemilan yang bergizi, kami sebut dengan
kripik lele. Dengan begini harga lele makin bertambah.
Berikut langkah langkah pembuatan
kripik lele:
1. Kita siapkan ikan lele berukuran
4-5cm atau masih berusia 3mingguan dengan menggunakan ikan lele yang masih
berumuran beberapa minggu kita akan lebih untung karena kita bisa meminim biaya
pakan. Yang mana kita tahu ikan lele tersebut sangat rakus soal makanan, jadi
kita bisa meminim biaya makanan berupa pellet ikan tersebut.
2. Setelah bahan utamanya sudah siap,
selanjutnya kita mengeluarkan isi
kotoran lele tersebut . setelah proses pembersihan selesai, selanjutnya
menyiapkan bumbu-bumbu, seperti bawang, brambang, cabai merah dan bahan-bahan
tradisional lainya. Setelah bumbu siap maka kita campurkan ikan lele tersebut
dengan bumbu tersebut, diamkan beberapa jam untuk meresapkan bumbu tersebut.
3. Langkah ketiga, proses penggorengan,
proses ini ikan lele bisa dicampurkan tepung supaya terdapat cita rasa yang
crispy.
4. Selanjutnya proses packing atau
pengemasan, karena ini dari bahan ikan maka tidak bertahan sampai
berbulan-bulan paling cuma beberapa minngu. Kripik lele siap di pasarkan .
Pemasaran kita lakukan dengan menitipkan
di warung atau toko-toko cemilan yang ada di sekitar rumah pembuatan. Bukan
begitu saja kita juga menggunakan media sosial dan pemasaran dari internet,
cara ini lebih efektif karena sekarang jamannya internet dan digital, dan juga
pemasaranya kita lakukan di kampus ungu kebanggaan saya yaitu stmik amikom
Yogyakarta.
Pasaran kita di sector mahasiswa, mengapa
mahasiswa ? karena mahasiswa sangat suka cemilan untuk menemani saat
mengerjakan tugas, saat kumpul bersama teman-teman dan teman makan. Maka bisnis
kripik lele ini sangat menjanjikan.
3.
REFERENSI
Pemikiran sendiri










No comments:
Post a Comment